LMITD

Refleksi Kesejarahan Penuh Makna: Keluarga Peserta UTBK Jelajahi Museum IPB

Museum

Refleksi Kesejarahan Penuh Makna: Keluarga Peserta UTBK Jelajahi Museum IPB

Peran istimewa dimiliki Museum dan Galeri IPB Future pada momentum Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) 2026. Museum IPB membuka pintu lebar bagi keluarga para peserta UTBK yang melaksanakan ujian di IPB Darmaga selama 21 April hingga 2 Mei.

UTBK IPB
Foto bersama kunjungan keluarga peserta UTBK 2026 dengan Duta IPB di area lobi Museum IPB (27/4/2026). Dok. Museum IPB.

Total 596 pengunjung telah datang di Museum IPB selama periode UTBK kali ini. Mereka diajak mengelilingi museum selama 30 sampai 40 menit, sebuah momen refleksi kesejarahan kampus yang mengalihkan rasa cemas menunggu ujian.

Di area lobi Museum IPB, keluarga para peserta UTBK juga berkunjung ke pameran temporer bertajuk “Biodiversity Chronicle,” tentang keanekaragaman hayati Kampus Darmaga. Setelahnya, kunjungan dilanjutkan ke area-area museum lainnya.

Di Area A sampai dengan G (awal), edukator museum menceritakan tentang riwayat sejarah salah satu kampus pertanian tertua di Indonesia ini. Selama sesi sejarah, beberapa informasi penting disampaikan. Di antaranya adalah mengenai pidato Presiden Sukarno saat peletakan batu pertama pembangunan Kampus Baranangsiang tahun 1952.

UTBK IPB
Rangkaian kunjungan keluarga peserta UTBK 2026 di Area D (kepresidenan) Museum IPB (22/4/2026). Dok. Museum IPB.

Memasuki Area G (akhir) hingga selesai, kunjungan diteruskan untuk melihat perkembangan IPB hari ini. Keluarga para peserta UTBK menaruh perhatian kepada beragam produk inovasi yang dikembangkan IPB.

Selama kunjungan, keluarga para peserta UTBK begitu terkesan dengan Museum IPB. “Desain museum sangat tertata baik, kebersihan terjaga, komunikasi dan sambutan dari teman-teman IPB sangat ramah dan sangat welcome. Informasinya bagus,” ungkap Adi Irwandi, orang tua peserta UTBK yang putrinya mendaftar ke Sekolah Bisnis IPB (27/4/2026).

Rangkaian kunjungan diakhiri di area lobi museum kembali. Setelah foto bersama, para keluarga dipersilahkan meninggalkan Museum IPB sambil mengisi survei kepuasan pengunjung.

UTBK IPB
Keluarga peserta UTBK 2026 mengisi survei kepuasan pengunjung di area lobi Museum IPB (28/4/2026). Dok. Museum IPB.

Layanan kunjungan bagi keluarga peserta UTBK di Museum IPB ini menjadi bukti bahwa wisata sejarah bukanlah hiburan semata, melainkan juga sarana edukasi yang penting untuk menumbuhkan literasi publik. Di tengah hiruk-pikuk UTBK, Museum IPB berhasil menawarkan ruang refleksi kesejarahan guna menyongsong masa depan generasi penerus yang hendak memasuki masa perkuliahan.

(Museum IPB/Rahman Adiatma)